Wisata di Malang

Wisata Tengger dan Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah gunung di wilayah Jawa Timur, setinggi 2.326 di atas permukaan laut dan merupakan salah satu gunung yang banyak dikunjungi di Indonesia. Gunung ini merupakan salah satu gunung yang masih aktif di dunia dan telah tersohor keindahannya. Para pengunjung akan dimanja dengan pemandangan hutan pinus sekaligus bunga-bunga abadi mungkin akan membawa kembali rindu serta kenangan yang belum mau berhenti.

Dengan sedikit bersusah payah, kita dapat menikmati padang pasir Segara Wedi, berkeliling dengan menyewa kuda, menghirup langsung aroma belerang dari tepi kawah gunung, serta menyaksikan indahnya matahari terbit di langit Bromo dari bukit Penanjakan. Dan jika beruntung, kita dapat menjadi saksi upacara ada Kasodo yang dilaksanakan pada tanggal 14-16 di bulan Kasada atau saat bulan purnama tampak di langit secara utuh setiap setahun sekali.

 

 

Wisata Pulau Sempu Malang

Wisata pulau Sempu adalah salah satu objek wisata yang menarik di Malang. Pulau ini terletak di kecamatan Sumbermanjing Wetan, sekitar 80 km dari kota Malang, dan 180 km dari Surabaya. Dengan mengendarai mobil, perjalanan akan memakan waktu sekitar 2-3 jam dari kota Malang.

Daya tarik pulau ini ada pada Laguna Segara Anakan, sebuah pantai di dalam pulau dengan hamparan pasir putih yang memiliki luas sekitar 4 hektar. Sebelum menyeberang ke pulau Sempu, kita harus memiliki izin masuk karena adalah kawasan konservasi, yang artinya wilayah ini dilindungi oleh ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk dapat ke sana, kita harus melewati selat antara Pantai Sendang Biru dan pulau Sempu. Kita dapat menggunakan kapal yang bisa disewa dengan harga sekitar 100 ribu (dengan kapasitas 12-15 orang) untuk mengantar dan menjemput. Perjalanan dari pantai Sendang Biru ke pulau Sempu berkisar antara 25-30 menit. Jangan lupa untuk berkoordinasi dengan nelayan yang menyewakan kapal agar dapat berkoordinasi dengan baik.

Setelah sampai di pantai pulau Sempu, kita harus berjalan kaki sekitar 30 menit hingga 1 jam untuk sampai ke Laguna Segara Anakan. Dalam perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan hutan tropis yang lebat dan kadang-kadang serangan nyamuk Anopheles. Sehingga sangat dianjurkan untuk menggunakan repellent sebelum melakukan perjalanan agar terhindar dari gigitan nyamuk pembawa malaria.

Perjalanan yang jauh ini akan semakin berat jika dilakukan di musim hujan. Pada musim hujan, tanah di hutan belantara pulau Sempu menjadi becek dan mempersulit perjalanan. Sehingga sangat disarankan untuk melakukan perjalanan ini di musim kemarau.

Sesampainya di Laguna Segara Anakan, kita dapat mendirikan tenda atau sekadar bersantai. Tidak ada hotel atau tempat membersihkan diri. Yang ada hanyalah hamparan pantai pasir putih dan pantai laguna. Jika ingin berkemah, harap dipastikan bahwa persediaan logistik separti makanan dan minuman tercukupi. Untuk berkemah, kita perlu izin dari pos cagar alam di Pantai Sendang Biru.

 

Taman Safari Prigen

Taman Safari Prigen merupakan salah satu dari tiga taman safari di Indonesia selain Bali dan Bogor. Taman ini termasuk taman safari terbesar di Asia, berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur dengan wilayah seluas 350 hektar.

Konsep taman safari ini hampir sama dengan taman safari di Bogor. Untuk mobil, dikenakan biaya Rp 10.000,-. Tiket masuk per orang disesuaikan dengan paket yang diinginkan, terusan atau per-wahana.

Selama menikmati safari di siini, dilarang membuka kaca kendaraan, mengelurkan anggota badan, atau memberi makan binatang. Meskipun pasti ada juga yang nekat, namun selalu ada zoo keeper yang siaga jika terjadi hal-hal di luar dugaan.

DI taman safari ini tentunya kita dapat menjelajah hutan yang luas dan bertemu dengan hewan-hewan seluruh dunia. Setelah itu kita dapat berfoto dengan hewan-hewan buas dan juga unik di Baby Zoo, bersenang-senang di arena permainan Recreation Area, serta menyaksikan hewan-hewan laut yang luar biasa pintar di Safari Water World. Jika penasaran bagaimana rasanya menunggang seekor gajah, kita bisa menuju area Wisata Tunggang. Dan kita bisa melepas lelah dan mendinginkan kepala yang ramai dengan keriuhan aktivitas dengan membenamkan beban dan berenang di Safari Aquatic Land.

 

Bajul Mati dan Goa Cina

Namanya cukup membuat bertanya-tanya, sebenarnya ini tempat apa, sih? Bajul Mati, atau biawak/buaya mati, pantai di pesisir selatan Pulau Jawa yang tepat di berada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Konon pantai ini ditemukan pada tahun 1890-an. Saat itu di sekitar pantai ditemukan seekor buaya yang mati, sehingga dinamakan Bajul Mati. Menurut pendapat yang lain, dinamakan Bajul Mati karena di pantai ini terdapat batu karang panjang yang bentuknya menyerupai seekor buaya.

Sekitar 10 menit dari pantai Bajul Mati, kita dapat mampir di Goa Cina. Kedua pantai ini (Bajul Mati dan Goa Cina) merupakan pantai yang masih cukup terjaga kebersihannya. Namun sayangnya kita tidak bisa berenang di sana karena ombak laut selatan cukup besar.

 

Balekambang

Pantai Balekambang adalah sebuah pantai di pesisir selatan di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Daya tarik utama Balekambang adalah panorama alam, gelombang ombak yang memanjang hampir dua kilometer, serta hamparan pasir nan luas. Area pasir putih terlihat bersih dari sampah maupun kotoran sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga..

Di pantai ini terdapat jembatan panjang menuju pulau Ismoyo. Sekilas, pemandangan indah ini tidak jauh berbeda dengan Tanah Lot Bali, bukan?

 

Gunung Kawi

Gunung Kawi terletak di Desa Wonosari, kabupaten Malang. Dari kejauhan, gunung ini tampak seperti gunung biasa. Namun orang-orang mengenal gunung ini sebagai tempat yang mistis. Konon banyak ritual yang berhubungan dengan pesugihan, mencari jodoh, meminta kesuksesan dan kelancaran rezeki di kuil yang ada di sana. Biasanya para peziarah atau yang memang inign bersemedei berkunjung ke makam-makam yang dikeramatkan dan berdoa. Perihal klenik, syirik atau kejawen, itu tergantung kepercayaan. Namun lokasi ini juga patut dikunjungi jika anda jalan-jalan ke Malang. Siapa tahu, saat menyusuri jalan di pecinan anda dapat bertemu dengan belahan jiwa.

 

Museum Malang Tempoe Doeloe

Museum Malang Tempo Doeloe berada di area belakang Balai Kota Malang. Museum ini diresmikan pada 22 Oktober 2012 oleh Pak Dwi Cahyono, yaitu pemilik museum sekaligus Ketua Dewan Kesenian Malang.

Konsep museum ini adalah modern live. Setelah membeli tiket (untuk Umum: Rp 25.000,- Pelajar: Rp 10.000,- Warga Malang: Rp 15.000,-) dan mendapatkan merchandise, kita akan ditemani oleh seorang guide yang akan berbagi informasi, mulai dari ilmu paleontologi, pra sejarah, sejarah, hingga perang kemerdekaan. Kita juga akan dijelaskan tentang asal-usul wilayah kota Malang. Informasi ini diperjelas dengan adanya video yang diputar disini, begitu pula dengan beberapa wahana-wahana berikutnya.

 

Museum Satwa

Museum satwa berlokasi di kota Batu, masih satu lokasi dengan Jawa Timur Park 2. Tampilan museum ini berbeda dari museum lainnya, sehingga menyenangkan untuk dijadikan tempat belajar khususnya tentang satwa. Museum ini memiliki struktur bangunan klasik dengan enam pilar besar yang mengingatkan kita pada White House. Di kanan dan kiri bangunan terdapat patung gajah berukuran besar. Arsitektur yang menawan telah membuat museum ini menjadi museum bertaraf internasional.

Selain dapat memelajari aneka satwa, museum ini juga menyajikan fosil serta replika satwa-satwa purba seperti Apatosaurus, Tyrannosaurus-Rex, Stegosaurus, Mammoth, dan replika satwa purba lainnya. Sehingga kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Museum Natural History di Los Angeles maupun di London.

Kita juga dapat mneyaksikan pertunjukan satwa pada jam 11:00 WIB. Live show animal ini merupakan perpaduan teknologi canggih antara video animasi layar lebar, laser warna warni, dan boneka hewan robot yang mengisahkan tentang kehidupan hewan-hewan pada zaman es.

 

 

Batu Night Spectacular

BNS atau Batu Night Spectacular, merupakan tempat wisata di kota Batu. Konon… BNS dan Jatim Park disebut-sebut sebagai Disneyland-nya Malang (padahal Malang dan Batu adalah kota yang berbeda). BNS buka mulai jam 15:00 hingga jam 00:00 WIB. Namun untuk menghindari kemacetan antara Malang – Batu, ada baiknya anda berangkat di siang hari.

Dengan tiket masuk yang berkisar antara Rp 12.500,- untuk hari biasa, dan Rp 25.000,0 di hari libur, Sabtu dan Minggu, anda dapat menikmati wahana yang disajikan. Bombom Car, Rumah Hantu, Rumah Cermin, Go Kart, Bioskop 4D, Sapi Gila. Jangan lupa untuk mengunjungi wahana favorit Taman Lampion. Di sana kita dapat berfoto dengan lampion-lampion indah, bentuk beragam dan berwarna-warni. Suasana malam di Batu yang dingin serta gemerlap lampu dari lampion yang temaram dapat dijadikan tempat pilihan untuk melamar pujaan hati.

 

Museum Brawijaya

Museum Brawijaya merupakan salah satu museum perang kemerdekaan terlengkap di Indonesia. Gedung ini mempunyai semboyan “CITRA UTHAPANA CAKRA” yang mengandung arti ‘sinar yang membangkitkan kekuatan’.

Pada halaman depan museum terdapat taman senjata yang diberi nama “Agne Yastra Loka”. ‘Agne’ berarti ‘api’, ‘Yastra’ berarti ‘senjata’, dan ‘Loka’ berarti ‘tempat/taman’. Sehingga pengertian nama tersebut adalah tempat/taman senjata yang merupakan peninggalan dari api revolusi 1945.

Selain benda-benda serta kendaraan bersejarah, di museum ini juga menyajikan koleksi mobil dinas, berbagai jenis senjata serbu, pistol, meriam, mortil, granat, burung post, baju/seragam tentara perang, topi baja, sepatu tempur, komputer, radio, pesawat telepon, arsip tertulis hingga berbagai perlengkapan seperti meja kursi dan tempat tidur yang pernah digunakan Panglima Perang Gerilya Jendral Sudirman.

Satu lagi koleksi unik yang mengundang banyak perhatian pengunjung sekaligus menjadi ikon Museum Brawijaya yaitu Gerbong Maut. Koleksi ini terdapat di bagian belakang museum. Gerbong Maut menyimpan sepenggal kisah para pejuang yang memilukan. Dalam perang kemerdekaan tanggal 21 Juli 1947 tentara Belanda mendarat di pantai Pasir Putih dan menyerang kota termasuk Bondowoso. Dalam pertempuran tersebut tentara Belanda menawan sejumlah pejuang di penjara Bondowoso.

Pada tanggal 23 September 1947 pukul 01.00 WIB para pejuang yang ditawan di penjara Bondowoso (berjumlah 100 orang) diangkut dengan menggunakan gerbong barang untuk dipindahkan ke Surabaya. Kondisi yang berdesak-desakan dalam gerbong sempit ditambah pintu dan jendela ditutup rapat selama perjalanan membuat udara dalam gerbong sangat panas. Hal itu mengakibatkan banyak pejuang meninggal. Ketika sampai di Stasiun Wonokromo Surabaya, sebagian besar pejuang sudah mati lemas. Adapun yang masih hidup berjumlah 12 orang dimasukkan ke dalam penjara Kalisosok, Surabaya.

 

Batu Secret Zoo

Bisa dibilang, Malang dan sekitarnya termasuk daerah yang sangat memerhatikan pelestarian satwa. Setelah Taman Safari Prigen dan Museum Satwa di Batu, juga ada yang namanya Batu Secret Zoo. Kebun binatang yang masih satu lokasi dengan Jawa Timur Park 2 ini didesain secara modern dengan wahana-wahana yang sayang untuk dilewatkan. Batu Secret Zoo memiliki koleksi satwa yang sangat lengkap. Ada sekitar 2000an ekor satwa yang terdiri dari 100 spesies dan pasti semuanya terawat dengan baik.

Areanya sangat luas, nyaman dan bersih. Ada banyak satwa-satwa langka yang dipamerkan di sini. Ada lemur dan kuskus yang mungkin selama ini hanya dapat dilihat di film Madagascar. Untuk hewan laut, Batu Secret Zoo juga memiliki area akuarium, savana, dan area kandang binatang buas yang sangat megah. Masing-masing spesies diberi penjelasan dan edukasi sebagai pembelajaran.

Ada pula Water Park dan Fantasy Land sebagai area bermain. Berbagai wahana ditawarkan di sini, di antaranya adalah roller coaster mini, kursi pontang panting, dan komedi putar. Dan jika diperhatikan, hampir semua lokasi wisata di Malang dan sekitarnya memiliki rumah hantu. Entah apa yang mendasari hal ini. Karena sebagian besar hidup manusia selalu dihantui oleh rasa takut, mungkin?

Batu Secret Zoo sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Area yang sangat luas mungkin membutuhkan satu hari untuk menjelajahinya. Jadi mengapa harus tergesa-gesa bernjak dari Malang Raya?

 

Eco Green Park

Eco Green Park juga merupakan salah satu wisata yang terletak di Jawa Timur Park 2. Ada berbagai hal yang disuguhkan di tempat ini. Ada museum serangga yang lengkap bagi anda pecinta entomologi, World of Parrot bagi anda pecinta burung, green house, laboratorium pengolahan susu, dan Plaza Music yang menantang pengunjung untuk bermain musik dengan menggunakan air.

Area Eco Green Park ini sangat luas, butuh seharian untuk menjelajahinya. Suasananya sangat nyaman, seperti berjalan di jalan setapak desa yang masih asri dan terawat. Beberapa patung dan hasil karya seni yang unik dapat kita saksikan di berbagai tempat. Seperti patung dinosaurus yang terbuat dari parutan kayu, patung gajah yang tersusun dari televisi usang, atau sapi yang terbuat dari mobil bekas. Tampak jelas bahwa Eco Green Park berusaha ‘mengawinkan’ kelestarian alam dan ilmu pengetahuan.

 

Jatim Park

Batu Secret Zoo dan Museum Satwa… bisa dibayangkan, dong, betapa luas Jawa Timur Park ini. Jatim Park terbagi menjadi Jatim Park 1 dan 2.

Jatim Park 1 dititikberatkan pada wisata bermain dan hiburan. Terdapat 36 wahana di sana, di antaranya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), spinning coaster, dan drop zone. 

Sedangkan Jatim Park 2 mengusung konsep bermain dan belajar dengan memadukan  ilmu alambiologi dan pembelajaran satwa. Jatim Park 2 meliputi Museum Satwa, Batu Secret Zoo dan Tree Inn (Hotel Pohon).

 

Museum Angkut

Museum Angkut merupakan sebuah tempat wisata baru yang memiliki konsep unik dan telah menjadi tempat wisata pertama di Asia Tenggara yang mengusung tema transportasi. Museum ini dibangun sebagai tanda apresiasi untuk perkembangan dunia transportasi nusantara dan dunia. Di sini kita bisa menyaksikan berbagai koleksi moda transportasi mulai dari yang masih menggunakan tenaga binatang sampai tenaga listrik.

Selain mendapatkan informasi mengenai perkembangan dunia transportasi dunia, kita juga dapat memuaskan gairah fotografi di tempat ini. Baik sebagai fotografer maupun model, Museum Angkut dapat juga dijadikan sebagai referensi tempat melaksanakan foto pre-wedding.

Luas museum ini sekitar 3,7 hektar dan dibagi menjadi beberapa zona. Zona edukasi merupakan zona yang cocok dikunjungi bersama anak-anak. Di zona ini ada banyak informasi dan edukasi mengenai transportasi dari seluruh dunia. Lalu di Zona Sunda Kelapa dan Batavia, kita dapat menyaksikan alat-alat transportasi Indonesia di masa lalu. Ada replika Pelabuhan Sunda Kelapa lengkap dengan miniatur kapal yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya.

Di Zona Jepang, tentunya kita dapat mengetahui koleksi-koleksi transportasi dari negeri Sakura yang kita tahu betapa pesat perkembangan teknologi transportasinya. Zona Uni Eropa juga tak kalah menarik dengan sejarah dan koleksi perkembangan teknologi transportasinya, termasuk mobil kuno milik Ratu Elizabeth. Kita juga dapat berfoto ria di replika Buckingham Palace. Zona Hollywood

Zona Hollywood mengajak kita menikmati transportasi yang selama ini hanya dapat disaksikan di film seperti Batmobile dan mobil Scooby Doo. Selanjutnya adalah Zona Gangster & Broadway, dimana ingatan kita akan dilempar kembali ke dunia gangster dan broadway, tentu dengan Al Capone sebagai aktor utamanya.

Selain zona-zona tersebut, kita juga dapat berkunjung ke Museum D’Topeng dan Pasar Apung. Museum Angkut buka setiap hari dengan tiket masuk antara 50-85 ribu rupiah.

 

Coban Rondo

Coban Rondo merupakan salah satu icon dari Malang "Coban" sendiri berarti air terjun, sedangkan "Rondo" adalah janda. Nama ini diberiksan berdasarkan sebuah kisah yang masih dipercaya, tentang Dewi Anjarwati yang menjadi janda setelah suaminya, Raden Baron Kusumo, tewas ketika mereka melanggar aturan dengan bepergian setelah menikah kurang dari 40 hari.

Kawasan air terjun Coban Rondo ini terletak di Kecamatan Pujon, 24 km dari Kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dan berada di ketinggian 1135 mdpl. Air terjun Coban Rondo bersumber dari Kepundan Cemoro Dudo di lereng gunung Kawi yang mempunyai debet air sebanyak 150 liter per detik pada musim hujan dan pada musim kemarau mampu menghasilkan 90 liter per detik. Curah hujan di tepat ini mencapai rata-rata 1.721 mm/tahun, dengan bulan basah pada bulan Nopember sampai dengan bulan Maret dan bulan kering pada bulan April sampai dengan Oktober dengan suhu rata-rata berkisar +/- 22°C.

 

Taman Rekreasi Selecta

Tidak perlu jauh-jauh ke Belanda untuk menikmati taman bunga yang indah di Keukenhof. Malang juga memiliki taman bunga yang indah dan tak kalah menakjubkan. Anda dapat mengunjungi Selecta, yang terletak di Desa Tulungrejo, Batu. Nuansanya tidak jauh berbeda dengan taman bungan di Belanda, karena Selecta sendiri dibuat oleh  Ruyter de Wildt di masa pendudukan Belanda pada tahun 1930.

Di puncak Selecta, kita bisa menyelusuri jalan setapak serta menikmati indahnya pemandangan alam yang begitu menyejukkan mata. Terdapat hamparan sawah yang luas dan dikelilingi oleh pegunungan. Pemandangan seperti ini sangat cocok untuk dinikmati setelah lelah dengan rutinitas.

Area dan wahana lain juga cukup beragam. Terdapat  area untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Mulai dari taman wisata hiburan, taman bunga, kolam renang (kolam renang disini juga dilengkapi dengan sepeda bebek dan papan luncur) disini juga terdapat area untuk outbond/flying fox.

 

Air Panas Cangar

Cangar merupakan nama sebuah dusun yang memiliki pemandian air panas yang terletak di kelurahan Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu. Di sekitar mata air panas Cangar banyak ditemukan gua-gua buatan peninggalan dari masa pendudukan Jepang, tahun 1942 - 1945. Sumber mata air panas cangar sendiri berasal dari Gunung welirang, sebuah gunung yang menghasilkan belerang.

Untuk perjalanan menuju cangar melalui kota Batu, kita akan melewati jalan yang berkelak-kelok dengan suguhan pemandangan nan elok. Di pemandian air panas Cangar ini, tentunya dapat menikmati makanan khas yaitu tape ketan.

Di area pemandian, terdapat 3 kolam air hangat utama dengan kapasitas antara 30 sampai 50 orang. Dua dari kolam air hangat utama tersebut untuk pengunjung laki-laki, dan 1 kolam dengan dinding tembok khusus disediakan untuk pengunjung wanita. Di kolam ini, kita dapat berendam di air hangat yang keluar dari perut bumi. Air hangat yang ada di objek wisata ini relatif bening karena kandungan belerangnya tidak terlalu tinggi. Para wisatawan dapat berkunjung ke objek wisata ini kapan pun. Tapi, pada hari Rabu dan Kamis, kolam air panas yang ada disana dikuras untuk menjaga kebersihannya.

 

10 Things You Haven’t Done and Should Do in Malang

 

  1. 1. Mengelilingi landmark Alun-alun Tugu dan Toko Oen

Alun-alun Tugu, sebuah alun-alun yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Dulunya, Alun-alun Tugu ini adalah Taman Gubernur Jendral Hindia Belanda JP. Zoen Coen. Alun-alun ini berbentuk lingkaran sehingga sering juga disebut dengan Alun-alun Bundar. Alun-alun Tugu terletak di jalan Tugu, dimana dilingkari oleh 5 jalan utama, yaitu jalan Kahuripan, Suropati, Kertanegara, Gajahmada dan Mojopahit.

Alun-alun Tugu dikelilingi oleh taman bunga yang sangat indah serta beberapa pohon Trembesi. Tepat di tengah-tengah, terdapat tugu yang dikelilingi oleh kolam ikan dengan banyak bunga teratai. Pepohonan tinggi, gemericik air mancur dan bunga-bunga yang segar, menjadikan tempat ini tidak pernah ramai baik pagi, siang maupun malam. Anda harus mencoba menghirup udara segar sambil berolah raga di pagi hari. Atau menikmati lampu warna-warni yang makin menambah kecantikan Alun-alun Tugu di malam hari, mungkin bersama teman, sahabat atau pasangan. Ada banyak bangku taman yang dapat digunakan berdua atau beramai-ramai sambil menikmati rujak manis atau tahu petis.

Setelah bersantai di landmark Alun-alun Tugu, Anda bisa bersantai dan mencicipi hidangan lawas di Toko Oen, yang terletak di jalan Basuki Rahmat, di depan gereja. Resto steak dan ice cream ini dikisahkan sebagai restoran warisan zaman Belanda, yang dulunya jadi favorit noni-noni Belanda. Toko Oen buka setiap hari sejak pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Bangunan Toko Oen memang tampak jadul dengan arsitektur klasik gaya Belanda. Menunya pun masih ditulis dengan Bahasa Belanda yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Anda harus mencoba ice cream dengan resep dan penyajian gaya klasik di sini.

  1.  2. Sunday Morning Car Free Day – Sunday Market

Warga Malang terkenal sebagai masyarakat yang sangat suka berkumpul, jalan-jalan, belanja dan makan. Untuk menampung hobi-hobi tersebut, pemerintah kota Malang memfasilitasinya dengan mengadakan Sunday morning car free day di jalan Ijen dan Sunday Market di pelataran lapangan Gajayana.

Sunday Morning Car Free Day dibuka setiap hari Minggu, dari jam 05:00 hingga jam 11:00 WIB. Anda dapat membawa serta keluarga besar dan hewan kesayangan untuk diajak jalan-jalan. Di sepanjang jalan Ijen yang luas, anda dapat berjalan pagi dan berolah raga dengan nyaman, bahkan dapat pula bersepeda. Ada pula panggung besar di depan gedung perpustakaan kota, dimana akan ada instruktur senam yang akan memandu Anda berolah raga. Jajanan dan makanan ringan tersebar di pinggir-pinggir jalan agar Anda dan keluarga tidak kelaparan.

 

Sedangkan di Sunday Market, anda dapat menemukan berbagai hal untuk dibeli. Mulai dari perkakas rumah, pakaian, sepatu, benda-benda yang berhubungan dengan hobi, dan tentu saja makanan. Harga-harga yang ditawarkan tentu terjangkau. Jika beruntung, anda dapat memperoleh batang dengan harga sangat miring namun kualitas tetap terjamin.

 

  1.  3. Mengelilingi Warisan Pusaka Kerajaan di Singosari

Kerajaan Singasari adalah sebuah kerajaan Hindu-Buddha yang berada di Jawa Timur dan diperkirakan berada di Malang karena bukti situs bersejarahnya tersebar di sana. Singasari identik dengan kisah cinta Ken Arok dan Ken Dedes yang mungkin hampir mirip dengan kisah sinetron yang dipenuhi ambisi, politik, cinta, perselingkuhan dan balas dendam.

Berkunjung ke Malang tidak lengkap jika tidak menyambangi situs-situs bersejarah.

 Yang pertama adalah Candi Kidal terletak di desa Rejokidal, kecamatan Tumpang. Konon candi ini merupakan tempat persemayaman Anusapati, putra dari Tunggul Ametung dan Ken Dedes yang menjadi raja Singosari setelah membunuh ayah tirinya, Ken Arok. Anusapati tewas di tangan Tohjaya, anak dari Ken Arok dan salah satu selirnya. Makam ini terletak cukup jauh dari Singasari, sehingga beberapa orang menafsirkannya sebagai usaha mengasingkan Anusapati dari sejarah Ken Arok.

 

Kemudian ada Candi Jago yang merupakan tempat makam Wisnuwardhana, anak Anusapati yang berhasil membalas dendam kematian ayahnya dengan membunuh Tohjaya. Candi ini terletak di kecamatan Tumpang dan memiliki arsitektur yang unik, yakni penyusunan candi yang seperti teras punden berundak-undak.

 Candi Singosari merupakan tempat pendharmaan – makam Raja Singasari terakhir, yaitu Sang Kertanegara. Candi Singosari terletak di desa Candirenggo kecamatan Singosari yang letaknya berada di lembah antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna.

Tak jauh dari Candi Singosari bisa melipir ke Candi Sumberawan yang terletak di kaki Gunung Arjuna dengan suguhan pemandangan indah area sawah perbukitan sepanjang jalan menuju candi. Candi Sumberawan merupakan candi yang diperkirakan dibangun di era Majapahit. Candi ini terletak di tepi rawa yang memiliki mata air yang selalu mengalir sepanjang tahun. Konon, Candi Sumberawan ini dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat meditasi oleh karena suasanya yang teduh dan tenang.

 

  1.  4. Mengelilingi Kulinar Malam di Pulosari

Jalan Pulosari dulunya merupakan sederetan dari kios-kios kaki lima yang menyediakan aneka macam masakan, mulai dari bakso, nasi goreng, ayam goreng, hingga jagung bakar. Rata-rata kios di tempat ini buka pada saat sore menjelang malam hari. Tempat ini sangat digemari masyarakat Malang, terutama kawula muda yang didominasi oleh siswa dan mahasiswa. Selain karena rasanya yang enak, Pulosari juga digemari karena harganya yang murah serta suasana yang menyenangkan untuk sekadar berkumpul, kencan atau merayakan sesuatu.

Dan sekarang telah banyak tempat kuliner baru yang menyajikan sajian yang lebih beragam di jalan Pulosari, yang menjadikan wilayah ini semakai ramai dikunjungi. Namun tetap yang menjadi sajian khas di Pulosari adalah roti bakar dan jagung bakar.

  1. 5.  Touring Adventure di Sekitar Bromo dan Semeru Melalui Tumpang

Banyak jalan menuju Bromo. Bisa lewat Nongkojajar tapi lebih menakjubkan jika lewat Tumpang - Ngadas. Jalur ini juga sejalur dengan arah menuju gunung Semeru, dan dikenal sebagai rute yang sangat indah dan worth it untuk dilalui dengan bersusah payah. Kenapa bersusah payah? Karena jalan yang akan dilalui tidak seberapa lebar, cukup terjal dan berliku, seperti hidup. Oleh karena itu dibutuhkan fisik dan peralatan transportasi yang prima dan tim yang solid. Bisa saja sewaktu-waktu motor yang dikendarai oleng atau bocor ban setelah terkena batu yang tajam.

Daerah pertama yang dilewati adalah Desa Gubuklakah. Di desa ini anda dapat menikmati hamparan hijau yang luas, sawah maupun padang rumput yang tentunya menyejukkan mata. Cobalah untuk berhenti sejenak dan istirahat sambil menghirup udara sejuk dan suasana nyaman di desa ini.

Melanjutkan perjalanan, anda akan sampai di rest area Poncokusumo. Di sini anda akan dimanjakan dengan perkebunan apel yang luas. Udara semakin sejuk bahkan cenderung dingin meskipun sinar matahari masih terik di siang hari.

Selanjutnya anda bisa mampir sejenak di Coban Pelangi untuk dan mandi di bawah air terjun. Setelah melewati Coban Pelangi, anda akan mulai merasakan perjalanan yang cukup ekstrim berupa tikungan dan tanjakan. Dengan lebar jalan yang hanya 3-4 meter, perlu kehati-hatian saat melewati tikungan parabolik dengan kemiringan 30-45 derajat dan sudut tikungan yang nyaris 360 derajat. Setelah tikungan dan tanjakan tersebut, anda akan melewati jalanan bersemen yang sudah tidak mulus lagi. Setelah Jemplang, jalan mulai beraspal namun tetap menanjak.

Kemampuan mengendarai motor diuji di sini. Karena untuk sampai di Bromo, anda harus melewati jalan berbatu dan juga padang pasir yang dapat membuat anda tergelincir sewaktu-waktu. Namun pemandangan indah yang akan kita dapatkan dan dokumentasikan setara dengan pengorbanan dan kesusahan ini. Tetapi jika anda ragu-ragu, sebaiknya sewalah jeep demi keamanan dan kenyamanan.

 

  1. 6.  Tracking dan Naik Perahu Klotok di Pulau Sempu

Pulau Sempu adalah sebuah pulau di Malang Selatan yang terletak di seberang pantai Sendang Biru. Yang terkenal dari pulau Sempu adalah pantai Segara Anakan yang terletak di tengah-tengah pulau.

Untuk mencapai ke sana, pertama anda harus menyewa perahu klotok dari pantai Sendang Biru. Jangan lupa menanyakan nomor telepon nelayan pemilik perahu untuk mengoordinasikan jam pulang. Sesampainya di pantai pulau Sempu, anda harus berjalan di antara hutan yang lebat dan menakjubkan. Jalan yang dilalui tentu saja tanah yang berlumpur jika musim hujan. Maka lebih baik berkunjunglah ke Sempu di musim kemarau.

Perjalanan menyusuri hutan Sempu memakan waktu sekitar 1 jam. Maka barulah anda dapat bersantai dan di pantai Segara Anakan pulau Sempu.

 

 

  1. 7.  Kuliner di Batu (Payung dan Alun-alun)

Tidak hanya di Bogor yang memiliki daerah indah yang disebut Puncak. Malang-Batu juga memiliki daerah yang disebut Payung. Payung terletak di jalan Pujon, merupakan sebuah obyek wisata kuliner yang cukup terkenal. Payung terletak di jalur utama Batu-Jombang di kanan jalan arah Batu-Jombang. Lokasi ini sangat strategis sebagai tempat melepas lelah sambil menikmati pemandangan kota Malang dari atas, disertai dengan udara yang sejuk dan menyegarkan. Pemandangan ini akan semakin menarik di sore dan malam hari dengan gemerlap lampu bangunan dan jalan yang semakin menambah keindahannya.

 

Anda juga dapat memesan berbagai makanan di kedai-kedai sepanjang Payung. Tentu saja, yang menjadi favorit adalah susu milik KUD Batu yang dijamin lezat dan segar, serta jagung bakar dengan rasa yang beragam.

 Setelah puas menikmati Payung, silakan melanjutkan perjalanan ke Alun-alun kota Batu. Alun-alun kota Batu ini sengaja di desain sedemikian rupa sebagai sarana rekreasi, edukasi dan olahraga bagi masyarakat kota Batu dan para wisatawan. Alun-alun ini menjadi satu-satunya alun-alun di Indonesia yang memiliki bianglala.

 Di tengah-tengahnya, terdapat patung apel yang menjadi ikon kota ini. Sedangkan di sekitarnya, terdapat berbagai pedagang makanan serta kedai produk susu serta yoghurt yang segar. Di malam hari, anda dapat menemukan tenda-tenda yang menjual aneka ragam makanan. Dan di hari minggu pagi, alun-alun ini juga ramai oleh kegiatan pasar minggu yang menyajikan aneka makanan serta barang-barang dengan harga murah.

 

  1. 8.  Rafting dan Paralayang di Batu/Tumpang/Pekalen

Bagi anda pecinta olah raga ekstrim, rafting dapat dicoba sebagai salah satu pilihan. Rafting Kasembon adalah salah satu tempat rafting andalan di kota Malang. Lokasi Kasembon Rafting dikelilingi oleh pegunungan dan bukit, serta pemandangan alami persawahan di sisinya. Arus sungai di kawasan wisata arung jeram ini memiliki 5 kanal dengan ketinggian 2-3 meter dan tingkat kesulitan berkisar level 2-3. Terdapat sekitar 8 jeram, beberapa di antaranya dengan ketinggian hingga 4 meter sehingga cukup menantang para rafter. Menariknya, rafting di Kasembon ini tidak memandang musim, baik musim kemarau maupun hujan tetap bisa dilakukan. Pasalnya, air sungainya berasal dari Bendungan Mendalan. Besar kecilnya air bisa diatur sehingga memudahkan pilihan bagi rafter pemula atau profesional. Bagi pemula, luapan airnya bisa diturunkan sedangkan untuk profesional, airnya bisa dinaikkan sesuai keinginan. Rafting di Kasembon ini juga aman sebab tebingnya tidak terlalu tinggi sehingga cocok untuk pengarung pemula yang ingin merasakan derasnya aliran sungai tersebut.

 Keunggulan rafting Kasembon antara lain; tidak perlu melakukan trekking yang melelahkan karena jarak dari base camp ke starting poin dekat, tingginya beberapa “boom” serta bisa mendatangkan sensasi yang menantang bagi pengunjung, pemandangan alam pedesaan dikelilingi pegunungan dan hamparan padi yang begitu mempesona, bisa menikmati indahnya matahari terbenam saat sore hari, dan sebagainya.

 Selain berarung jeram atau rafting, terdapat banyak fasilitas bagi pengunjung di Kasembon. Di antaranya adalah outbond training (team building), flying fox, airsoftgunt dan paintball, camping atau berkemah, offroad, trail, sepeda gunung, hingga corporate gathering untuk keluarga.

 Selain itu, Batu juga mneyediakan lokasi untuk tandem paralayang. Di sini anda bisa mengetahui bagaimana rasanya menjadi elang, bagaimana rasanya menyentuh awan atau bagaimana rasanya memiliki baling-baling bambu. Dengan paket seharga Rp 350.000 – Rp 500.000 anda bisa mendapatkan pengalaman berbeda yang sayang untuk dilewatkan.

 

  1. 9.  Nonton Arema di Stadion Gajayana

Siapa yang tidak tahu Arema dan Singo Edannya? Arema atau Arek Malang merupakan nama klub sepak bola di kota Malang. Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa. Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita) dengan atribut berwarna dominan biru dan merah.

 

Stadion Gajayana sudah menjadi "nyawa" dan keramat. Salah satu stadion tertua di Indonesia ini telah menjadi saksi kedigdayaan Arema ketika menjuarai Galatama yang kala itu diarsiteki Gusnul Yakin. Menyaksikan Arema bertanding di stadion Gajayana tentu menjadi acara yang menarik. Anda akan merasakan jiwa dan semangat yang terbakar ketika pertandingan dimulai, dan saat yel-yel dikumandangkan, ditambah dengan konvoi yang hingar bingar. Pengalaman ini tentunya wajib dirasakan ketika anda berkunjung ke Malang.

 

  1. 10.  Oleh-oleh Khas Malang

Berkunjung ke Malang tidaklah lengkap jika belum belanja oleh-oleh. Ada banyak oleh-oleh yang bisa anda dapatnya. Yang pertama adalah kripik tempe di daerah Sanan. Anda dapat membeli kripik tempe dengan berbagai rasa yang lezat. Terdapat juga kripik buah seperti apel, nangka dan sebagainya. 

Pia mangkok merupakan pia legendaris dari kota malang. Teksturnya gurih dan garing tapi ketika digigit kulitnya tidak terlalu banyak berjatuhan, sedangkan fillingnya lembut dan enak. Terdapat banyak rasa, namun yang menjadi favorit adalah kacang hijau dan cokelat.

 

Tidak dipungkiri bahwa bakso adalah makanan khas Malang yang belum ada tandingannya. Konon disebutkan bahwa bakso yang ada di pinggir jalan kota Malang masih lebih enak dari bakso paling enak di kota lain. Bakso ini dapat dijadikan sebagai oleh-oleh karena beberapa kedai bakso menjual bakso beku yang bisa dibawa bepergian.

 Bakpao telo merupakan sebuah inovasi yang berupaya melestarikan telo atau ubi sebagai bahan makanan pokok di Jawa. Teksturnya tidak kalah lembut dibanding bakpao yang terbuat dari tepung. Fillingnya juga beraneka ragam. Bakpao telo umumnya berwarna ungu atau hijau.

 Dan apel adalah buah wajib yang harus dibeli sebagai oleh-oleh. Rasa khas dari apel Malang adalah berwarna hijau muda dengan tekstur yang gurih, manis dan sedikit asam.